Linux

  A. Apakah itu Linux?

Linux adalah salah satu jenis software OS (Operating System). Sama seperti OS Windows dan Mac. Secara sederhana OS merupakan salah satu software yang mengatur kerja perangkat dalam system computer. Di Indonesia, OS yang sering digunakan adalah Windows. Linux adalah OS open source yang bisa disebarluaskan secara gratis dibawah lisensi GNU. OS ini menjadi turunan dari unix dan bisa digunakan di berbagai perangkat computer. OS ini bisa digunakan di perangkat keras computer seperti iner x86 sampai dengan RISC. Menurut Wikipedia, Linux adalah nama untuk sebuah sistem operasi komputer yang bertipe Unix. Karena OS ini merupakan system operasi yang berjalan secara terbuka atau open source, semua orang termasuk kamu bisa mengembangkannya. Caranya dengan mendapatkan lisensi GNU (Gnu Not Unix) kamu akan mendapatkan program beserta kode sumber atau source code nya. Dengan begitu kamu bisa mengcopy sebanyak yang kamu mau. Kamu juga bisa mengubah kode sumbernya dan hal tersebut legal di bawah lisensi tersebut.Hal tersebut bisa kamu lakukan secara gratis karena Linux merupakan OS open source gratis. Namun, lisensi GNU memperbolehkan pihak tertentu yang ingin menarik biaya untuk pengadaan dan pengiriman program ini.

Sejarah Singkat Linux 

Adalah Linus Torvalds pembuat awal Linux saat ia masih menjadi mahasiswa. Linus Torvalds yang merupakan seorang mahasiswa Finlandia terinspirasi oleh system UNIX kecil yang dikembangkan oleh Anderew Tanenbaum. Linux lahir pada bulan agustus tahun 1991 dimana versi 0.01 Linux berhasil dikerjakan. Bada bulan oktober tahun yang sama Linus Torvalds mengembangkan Linux versi 0.02 yang sebatas bisa menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler) saja. 

Sejak saat itu Linux terus berkembang hingga menjadi system UNIX yang sangat lengkap. Kini Linux bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan berbagai hal lainnya. Sistem operasi ini bisa menjadi pilihan OS yang lebih murah daripada OS seperti windows.

B. Apakah itu Distro Linux?

Distribusi Linux atau disingkat dengan “Distro Linux” merupakan sebutan untuk sistem operasi linux yang dipaketkan dengan software tertentu sedemikian rupa sehingga memiliki antarmuka dan fitur-fitur sesuai dengan keinginan pembuatnya, tentu saja dalam membuatnya menggunakan kernel Linux. Ada banyak sekali distro Linux, dan seiring berjalannya waktu akan semakin berkembang. Beberapa contoh Distro Linux yang dikenal saat ini misalnya seperti SuSE, Red Hat, Debian, Fedora, dan sebagainya.

C. Beberapa Contoh Linux

Adapun beberapa contoh sistem operasi Linux, misalnya seperti: 

1. Xandros 

Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE.Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila dioperasikan sangat mudah dan nyaman. 

2. Ubuntu. 

Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. 

3. CentOS 

Adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL). CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat). 

4. Debian 

Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian adalah ‘kernel independent’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada. 

5. Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat.

6. Knoppix 

Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper. 

7. Gentoo Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna. 

8. Slackware 

Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix. 

9. Mandriva Linux 

Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager. 

10. OpenSUSE 

SUSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). 

11. Freespire 

Freespire adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire. 

12. Linux Mint 

Linux Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint. 

13. PCLinuxOS 

PCLinuxOS, sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop. Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan. 

14. Damn Small Linux 

Damn Small Linux (DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebutmini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB.

15. Kuliax 

Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop 

Linux. 

16. Redhat 

Distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia, redhat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah. Dan masih banyak lagi distro-distro lainnya ..

D. Kekurangan dan Kelebihan Linux

Setiap sistem operasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Linux sebagai sistem operasi open source tentunya memiliki banyak kelebihan. Berikut ini adalah kelebihan dari Linux.

1. Lisensi Gratis 

Linux merupakan sistem operasi yang dapat digunakan oleh siapa saja dengan gratis. Berbeda dengan sistem operasi lain seperti windows yang memerlukan biaya untuk menggunakannya.

2. Menggunakan Kode 32 bit 

Dengan menggunakan kode menjadikan Linux berjala dengan baik dan meminimalisir terjadinya crash saat menjalankan aplikasi. Pengguna juga tidak perlu khawatir saat menginstal aplikasi yang tidak sesuai dengan kode bit Linux .

3. Tingkat Keamanan Tinggi 

Walaupun bersifat open source, namun Linux memiliki tingkat keamanan yang tinggidibandingkan sistem operasi lain. Dengan sistem keamanan yang tinggi menjadikan Linux aman dari serangan virus yang dapat mengancam data-data dikomputer.

4. Tampilan Grafis Bagus 

Dalam setiap versidan jenis Linux yang dirilis terlihat jelas bahwa Linux sangat memperhatikan dalam hal grafis. Sebagai contoh pada Linux Ubuntu yang memiliki user interface yang bagus dan eye catching.

5. Kode Sumber Linux Dapat Dimodifikasi 

Dengan sifat Linux yang open source memungkinkan kode sumber dari Linux untuk dilakukan modifikasi. Tentu hal ini sangat menarik perhatian para programmer.

6. Cocok Dijadikan Sebagai Komputer Server 

Linux merupakan sistem operasi yang ringan dan stabil sehingga sangat cocok untuk dijadikan komputer server, admin, dan dapat juga sebagai komputer personal.Salah satu jenis linux yang digunakan sebagai server adalah Linux Debian.

7. Lebih Ringan Ketika Dijalankan 

OS linux tidak membutuhkan sumber daya atau resources yang besar untuk menjalankannya, ia bahkan dapat berjalan pada komputer jadul sekalipun. TInggal kita sesuaikan saja dengan kebutuhan kita.

Kekurangan Linux 

Selain memiliki kelebihan yang disebutkan di atas, Linux juga masih memilik beberapa kelemahan.

1. Membutuhkan Keahlian Lebih 

Dikarenakan Linux masih jarang digunakan oleh masyarakat umum sehingga belum banya teknisi yang mampu melakukan troubleshooting terhadap permasalahan yang ada di dalam Linux.

2. Kurangnya Dukungan Software 

Beberapa software populer yang sering digunakan seperti Microsoft Office, Adobe Photoshop, dan aplikasi populer lainnya tidak kompatibel di sistem operasi Linux.

3. Proses Instalasi dan konfigurasi Sulit 

Proses instalasi Linux sedikit lebih sulit dibanding windows, terkecuali pada beberapa distribusi linux yang ditujukan untuk para pengguna awam, seperti misalnya linuxmint.


Komentar